Sunday, December 24, 2017

Masjid Ghamamah (Masjid Mendung, atau Awan Tebal)


Masjid Ghamamah artinya masjid mendung, atau awan tebal, letaknya sekitar 500 meter sebelah barat masjid Nabawi.  masjid ini pada jaman Rasulullah. merupakan alun-alun atau tanah lapang di tengah-tengah kota madinah. Setiap shalat hari raya Idul Fitri atau Idul Adha Nabi selalu melaksanakan di alun-alun ini, juga pada waktu Shalat Istisqa (shalat minta hujan) karena pada acara-acara tersebut Rasulullah  memerintahkan semua kaum muslimin mengikutinya.
Dari riwayat lain dikatakan “pada suatu ketika Rasulullah khutbah Idul Fitri terlalu panjang, sehingga para jamaah gelisah karena terik matahari, datanglah mendung, atau awan tebal, yang menutupi matahari hingga acara selesai”. Untuk mengingatkan acara ini dibangunlah sebuah masjid yang diberi nama Masjid Ghamamah yang berarti awan atau mendung.
Masjid ini berbentuk persegi panjang, terdiri dari dua bagian: pintu masuk, dan tempat salat, pintu masuk berbentuk persegi panjang dengan panjang 26 meter, dan lebar 4 meter, serta memiliki 5 kubah berbentuk lingkaran. Tempat salatnya memiliki luas dengan panjang 30 meter, dan lebar 15 meter, serta memiliki 6 kubah berbentuk lingkaran, dan kubah terbesar terdapat pada bagian atas mihrab.
Masjid Al-Ghamamah dibangun pada masa pemerintahan Umar bin Abdul Aziz di Madinah. Kemudian direnovasi oleh Sultan Mamalik, Hasan bin Muhammad Qalawun Ash-Shalihi tahun 761 H. Pada masa Sultan Inal (tahun 861 H), dilakukan perbaikan-perbaikan. Setelah itu, Sultan Abdul Majid I, melakukan renovasi secara sempurna hingga masa kini, selain perbaikan-perbaikan yang dilakukan oleh Sultan Abdul Hamid dan Pemerintahan Arab Saudi.
Sekarang Masjid Al-Ghamamah banyak dikunjungi baik dari jamaah Haji maupun Jamaah Umrah.

0 comments:

Post a Comment

Followers

Popular Posts

Copyright © 2013. HAJI DAN UMRAH - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger