Friday, December 29, 2017


Nomor dan Nama pintu Masuk Masjid Nabawi di sisi bagian Timur 

Untuk mengenal posisi kita, bila  berada Masjid Nabawai, maka ambil patokan kubah hijau dan perkuburan bagi sebagai patokan arah mata angin.
Kuba Hijau dari masjid Nabawi terletak di sisi bagian selatan menghadap kiblat atau kabah, sedangkan  sisi bagian timur terletak perkuburan baqia. Kubah Hijau dan Perkuburan Baqia mudah kita lihat jika kita berada di sebelah selatan atau disebelah timur Masjid Nawawi, begitu juga kalau kita masuk masjid nabawi dari arah barat.

Ali Bin Abi Talib Gate.
Ali Bin Abi Talib Gate atau Pintu Ali Bin Abi Talib. Pintu ini terletak disisi bagian timur dari Masjid Nabawi, dan menhadap ke Timur. Pintu Ali Bin AbiTalib memiliki 3 pintu utama, dengan nomor pintu masing-masing yaitu: Pintu Ali Bin Abi Talib nomor 28, Pintu Ali Bin Abi Talib nomor 29, dan Pintu Ali Bin Abi Talib nomor  30. 

Abu Dhar Al-Ghifari Gate
Abu Dhar Al-Ghifari Gate atau Pintu Abu Dhar Al-Ghifari. Pintu ini, juga terletak  disisi Bagian Timur Masjid Nabawi.  Pintu Abu Dhar Al-Ghifari mempunya 2 pintu utamam, dengan nomor pintu Maisng-masing yaitu :  Pintu Abu Dhar Al-Ghifari nomor 31, dan Pintu Abu Dhar Al-Ghifari nomor 32.

King Abdul Aziz Gate              
King Abdul Aziz Gate atau Pintu King Abdul Aziz.  Pintu ini  juga terletak disisi Bagian Timur Masjid Nabawi.
Pintu King Abdul Aziz mempunyai 3 pintu utama dengan nomor pintu masing-masing yaitu : Pintu King Abdul Aziz nomor 33, Pintu King Abdul Aziz nomor 34, dan Pintu King Abdul Aziz nomor 35,  Ketiga pintu ini sejajar

Sunday, December 24, 2017

Masjid Ghamamah (Masjid Mendung, atau Awan Tebal)


Masjid Ghamamah artinya masjid mendung, atau awan tebal, letaknya sekitar 500 meter sebelah barat masjid Nabawi.  masjid ini pada jaman Rasulullah. merupakan alun-alun atau tanah lapang di tengah-tengah kota madinah. Setiap shalat hari raya Idul Fitri atau Idul Adha Nabi selalu melaksanakan di alun-alun ini, juga pada waktu Shalat Istisqa (shalat minta hujan) karena pada acara-acara tersebut Rasulullah  memerintahkan semua kaum muslimin mengikutinya.
Dari riwayat lain dikatakan “pada suatu ketika Rasulullah khutbah Idul Fitri terlalu panjang, sehingga para jamaah gelisah karena terik matahari, datanglah mendung, atau awan tebal, yang menutupi matahari hingga acara selesai”. Untuk mengingatkan acara ini dibangunlah sebuah masjid yang diberi nama Masjid Ghamamah yang berarti awan atau mendung.
Masjid ini berbentuk persegi panjang, terdiri dari dua bagian: pintu masuk, dan tempat salat, pintu masuk berbentuk persegi panjang dengan panjang 26 meter, dan lebar 4 meter, serta memiliki 5 kubah berbentuk lingkaran. Tempat salatnya memiliki luas dengan panjang 30 meter, dan lebar 15 meter, serta memiliki 6 kubah berbentuk lingkaran, dan kubah terbesar terdapat pada bagian atas mihrab.
Masjid Al-Ghamamah dibangun pada masa pemerintahan Umar bin Abdul Aziz di Madinah. Kemudian direnovasi oleh Sultan Mamalik, Hasan bin Muhammad Qalawun Ash-Shalihi tahun 761 H. Pada masa Sultan Inal (tahun 861 H), dilakukan perbaikan-perbaikan. Setelah itu, Sultan Abdul Majid I, melakukan renovasi secara sempurna hingga masa kini, selain perbaikan-perbaikan yang dilakukan oleh Sultan Abdul Hamid dan Pemerintahan Arab Saudi.
Sekarang Masjid Al-Ghamamah banyak dikunjungi baik dari jamaah Haji maupun Jamaah Umrah.

Saturday, December 23, 2017

Wednesday, December 20, 2017

Jannatul Baqi’ Atau Perkuburan Baqi


Janndiatul Baqi, merupakan pemakaman utama yang terletak di Madinah, Arab Saudi. Jannatul Baqi, menjadi salah satu pemakaman termasyur dalam sejarah Islam, mengingat banyak orang dekat Nabi Muhammad Shallallahu-Alaihi-Wasallam.
Baqi memiliki luas sekitar 138 ribu meter persegi. Di sekitarnya, dibangun pagar tembok dengan jeruji besi yang tinggi. Baqi biasanya  dibuka pada waktu setelah Subuh hingga pukul 09.00 waktu setempat, dan setelah Ashar hingga menjelang Maghrib. Selain itu, Baqi dan komplek kuburan lainnya di Arab Saudi terlarang buat para wanita. 
Pada waktu zaman Rasulullah Shallallahu-Alaihi-Wasallam, Baqi berada di luar wilayah Madinah. Sekarang, dengan perkembangan Kota Madinah yang sangat pesat, pekuburan ini seakan sudah menyatu dengan Masjid Nabawi hanya dibatasi oleh pagar dan tembok.
Jika kita berada di Madinah, baik dalam rangkaian umroh atau haji, berziarah ke makam Baqi menjadi satu hal yang menarik dan penting, di sini dikuburkan hampir 10.000 sahabat Nabi Muhammad Shallallahu-Alaihi-Wasallam.
Jannatul Baqi, tersimpan jasad-jasad sahabat, dan sejumlah keluarga Rasulullah. Mereka di antaranya As'ad bin Zararah, Utsman bin Mazoun, Abdurrahman bin Auf, dan Sa'ad bin Abi Waqqas. Sedangkan dari keluarga Rasulullah di antaranya, Aisyah, Fatimah az-Zahra, Ruqayyah, Zainab, dan Ummi Kultsum.

Tuesday, December 19, 2017

MENGENAL 41 NAMA PINTU MASUK MASJID NABAWI ARAB SAUDI

 Untuk mengenal nama-nama pintu masjid nabawi, maka kita lebih dahulu harus mengenal empat sisi, dari masjid nabawi, yaitu dari sisi bagian utara, sisi bagian timur, sisi bagian selatan, dan sisi bagian barat. Untuk memudahkan jika kita berada dimasjid nabawi, ambil patokan yang paling muda kita kenal diantaranya, kuba hijau, atau perkuburan Baqi. Kubah hijau terletak di sisi bagian selatan Masjid Nabawi, dan menghadap kearah kiblat atau kabbah, sedangkan perkuburan Baqi, terletak dsisi bagian timur.

Ada 41 nama dan nomor pintu masuk mengelilingi masjid Nabwai yaitu :
Nomor dan Nama pintu Masuk Masjid Nabawi di sisi bagian selatan.
1.   As-Salam Gate merupakan pintu utama, dan menghadap ke barat;
2. Abu Bakr Siddiq Gate, pintu nomor 2 menghadap ke barat.
3. Al-Rahma Gate, pintu nomor 3 menghadap ke barat;
4. Al-Hijrah Gate, pintu nomor 4 menghadap ke selatan
5. Quba Gate, pintu nomor 5 menghadap ke selatan;
6. Al-Baqia Gate, pintu nomor 41 menghadap ke timur atau perkuburan Baqi;
7. Jibri Gate, pintu nomor 40 menghadap ke timur atau perkuburan Baqi
8. Al-Nisaa Gate, pintu nomor 39 menghadap ke timur atau perkuburan Baqi;
9. Bilal Gate, pintu nomor 38 menghadap ke timur atau perkuburan Baqi
10. Makkah Gate, pintu nomor 37 menghadap ke selatan;
11. Pintu bagi roda , pintu nomor 36 menghadap ke timur




Nomor dan Nama pintu Masuk Masjid Nabawi di sisi bagian Barat.
  1.  King Saud Gate, terdapat tiga buah pintu masuk dengan nomor 7, 8. dan 9 semuanya menghadap ke barat
  2. Al-Aqiq Gate, terdapat dua buah pintu masuk dengan 10,. dan 11 semuanya menghadap ke barat
  3.  Sultan Abdul Mahmud gate, terdapat tiga buah pintu masuk dengan nomor 12, 13. dan 14 semuanya menghadap ke barat
Nomor dan Nama pintu Masuk Masjid Nabawi di sisi bagian Utara.
  1.  Omar Bin Khattab Gate, terdapat tiga buah pintu masuk dengan nomor 16, 17. dan 18 semuanya menghadap ke utara;
  2.  Badr gate, pintu masuk dengan nomor 19 menghadap ke utara;
  3.  King Fahd Gate, terdapat tiga buah pintu masuk dengan nomor 20, 21. dan 22, semuanya menghadap ke utara;
  4. Ohud gate, pintu masuk dengan nomor 23 menghadap ke utara
  5.  Usman Bin Affan Gate, terdapat tiga buah pintu masuk dengan nomor 24, 25. dan 26, semuanya menghadap ke utara;
Nomor dan Nama pintu Masuk Masjid Nabawi di sisi bagian Timur
  1. Ali Bin AbiTalib Gate, terdapat tiga buah pintu masuk dengan nomor 28, 29. dan 30 semuanya menghadap ke Timu;
  2.  Abu Dhar Al-Ghifari Gate, terdapat dua buah pintu masuk dengan nomor 31,dan 32 semuanya menghadap ke Timur;
  3. King Abdul Aziz Gate, terdapat tiga buah pintu masuk dengan nomor 33, 34. dan 35 semuanya menghadap ke Timur;




































Thursday, December 14, 2017


Bukit Tsur Tempat Peristirahatan, dan Persembunyian Rasulullah SAW Bersama Abu Bakar.

Ada 2 gua yang sangat bersejarah dalam hidup Rasululllah Shallallahu-Alaihi-Wasallam,  yaitu gua Hira, dan gua Tsur. Gua Hira adalah tempat Nabi Muhammad Shallallahu-Alaihi-Wasallam, menerima wahyu yang pertama  dari Allah, melalui malaikat Jibril. Sedangkan gua Tsur, adalah tempat peristirahatan, dan persembunyian Rasululllah Shallallahu-Alaihi-Wasallam beserta Abu Bakar,dari kejaran orang kafir Quraisy selama 3 malam. Gua Tsur ini terdapat pada Jabal Tsur, kurang lebih 6 km di sebelah selatan Masjidil Haram. Untuk ke sana perlu mendaki selama 1,5 jam. 

Hayyu Al-Hijrah adalah sebutan populer Jabal Tsur sekarang. Bukit Tsur terkait erat dengan peristiwa hijrah, Nabi Muhammad Shallallahu-Alaihi-Wasallam ke Madinah. Jabal Tsur Letaknya di tengah-tengah Makkah, yaitu sekitar 6 Km diselatan Masjidil Haram. Bukit Tsur berada di kawasan Kudai. Untuk naik ke puncaknya diperlukan waktu sekitar satu setengah jam. Di bukit ini terdapat gua, tingginya sekitar 1,25 meter, dengan luas 3,5 meter persegi. Ada dua lubang masuk kegua yaitu di sebelah barat dan timur. Lubang di sebelah barat, merupakan pintu masuk yang digunakan Rasulullah Shallallahu-Alaihi-Wasallam bersembunyi.
Jabal Tsur adalah gunung setinggi 458 meter, yang berada di sebelah selatan Kota Makkah. Gua Tsur terletak di puncak Gunung Tsur. Di gua itulah Rasulullah Shallallahu-Alaihi-Wasallam bersama, Abu Bakar Shiddieq bersembunyi, selama tiga hari dari kejaran kaum kafir Quraisy, ketika hijrah ke Madinah Al-Munawwarah.
 Diriwayatkan bahwa Rasulullah Shallallahu-Alaihi-Wasallam, bersembunyi di dalam gua Tsur dari kejaran kaum Quraisy, yang ingin membunuh beliau. Disertai oleh sahabat Abu Bakar Shiddiq, Rasulullah bersembunyi, di gua Tsur hingga tiga hari lamanya. Abu Bakar sendiri sempat cemas, karena hanya sejengkal dari dalam gua, kaki Rasulullah bisa terlihat di luar.
Berkat pertolongan Allah, di mulut gua bersarang laba-laba, menutupinya dengan jaring- jaring tebal. Sementara di sebelah mulut gua bersarang pula merpati, dan bertelur di sana. Seperti disebutkan dalam al-Qua'an Surat At-Taubat ayat 40.

Saturday, December 9, 2017



Masjid Qisas atau Masjid Jaffali di Jeddah


Masjid Qisas sebenarnya bernama, Masjid Syeikh Ibrahim Al-Juffali, atau  Masjid Jaffali. Nama tersebut diambil dari nama, orang kaya Arab Saudi yang membangun masjid ini. Masjid Qisas terletak di pusat kota Jeddah di kawasan Balad. Lokasi tepatnya di tengah bundaran besar, antara Jalan Syeikh Al Juffali, jalan Baghdadiyah, dan Jalan Madinah. Di bagian barat masjid ini terdapat, kantor Sekretariat Departemen Luar Negeri Kerajaan Arab Saudi.
Masjid Qisas bukan masjid yang bersejarah. Namun menjadi terkenal, lantaran dijadikan sebagai tempat qisos, bagi para pelaku kejahatan, yang menghilangkan nyawa orang lain. Mereka diganjar dengan hukuman qisas, atau hukuman setimpal, atas perbuatan yang mereka lakukan. Sesuai ajaran Islam, qisas dilakukan dengan memenggal kepala si terpidana yang terbukti melakukan pembunuhan. Masjid Qisas, tempat eksekusi pancung pelaku kejahatan.
 
Mayoritas umat Islam tentu pernah mendengar sekaligus memahami istilah Qisas. Qisas adalah prinsip hukum yang mensyaratkan pembalasan setara. Contohnya, dalam kasus pembunuhan, maka si pembunuh atau pelaku harus dihukum mati pula.

Qisas diterapkan oleh negara-negara yang memberlakukan syariat Islam, salah satunya adalah Arab Saudi. Di Arab Saudi, Masjid Qisas Jeddah menjadi tempat khusus yang memang disediakan untuk pelaksanaan Qisas atau eksekusi mati dengan cara memenggal kepala.

Kabarnya, eksekusi mati di tempat tersebut biasanya dilakukan secara terbuka setelah salat Jumat. Warga sekitar bisa menyaksikan langsung seorang terpidana dipenggal hingga mati dengan leher terpisah dari tubuh.

.

 
Bandar Udara Internasional King Abdulaziz

Bandar Udara Internasional King Abdulaziz, merupakan bandar udara utama, yang melayani kota Jeddah di Arab Saudi. Bandar udara ini diberi nama seperti, nama Raja Arab Saudi pertama, Abdul Aziz dari Arab Saud.
Banyak maskapai penerbangan dari negara-negara Muslim, dan non-Muslim telah menggunakan Terminal Haji, untuk membawa peziarah ke Arab Saudi.

Bandara Internasional King Abdulaziz, atau sering disingkat dengan KAIA, (King Abdulaziz International Airport) yang juga disebut dengan nama Bandara Jeddah.
Bandara Jeddah, terletak 19 km dari pusat kota Jeddah, dan  merupakan salah satu pintu utama untuk menuju ke Mekkah, terutama bagi mereka yang akan menunaikan ibadah Haji. Oleh karena itu, bandara ini pun memiliki satu buah terminal yang khusus untuk haji, yang dinamai sebagai Terminal Haji, Sedangkan Terminal utamanya adalah, South Terminal (Terminal Selatan) untuk maskapai penerbangan Saudia.
Selain melayani beragam penerbangan antara Jeddah, dan banyak kota di berbagai penjuru dunia, Bandara King Abdulaziz Jeddah memiliki sejumlah fasilitas. Anda bisa menjumpai lounge, wifi, ATM, tempat penukaran uang, toko, duty free, restaurant, coffee shop, masjid, dan counter sewa mobil.
Di samping itu Bandara Jeddah, menyediakan sebuah bus untuk bepergian antar terminal. Terminal Selatan dan Terminal Utara, terletak cukup jauh, yaitu sekitar 15 km. Taksi, juga dapat digunakan untuk berpindah dari satu terminal, ke terminal lain, khususnya bagi Anda yang transit di Bandara King Abdulaziz Jeddah ini. 

Thursday, December 7, 2017




Masjid Bani Salamah dikenal sebagai Masjid Qiblatain atau Masjid 2 Kiblat.


Madinah, kota suci umat Muslim di seluruh dunia, menyimpan berbagai sejarah, dan nilai-nilai filosofis, yang terkandung dalam setiap masjid yang berdiri di atasnya. Tak hanya Masjid Nabawi, dan Masjid Quba yang menjadi bukti sejarah perjuangan Rasulullah-Shallallahu-alaihi-wasallam, dalam menegakkan ajaran Islam. Masjid Qiblatain, yang pada awal pembangunannya dinamakan Masjid Bani Salamah, menjadi salah satu tempat yang paling istimewa, bagi umat Islam. Pasalnya, masjid ini. menjadi saksi ketika Rasulullah-Shallallahu-alaihi-wasallam, mengganti kiblat shalat ke arah Ka’bah di Mekkah, dari yang semula menghadap Masjid Al-Aqsha di Palestina

Dikisahkan, Ketika itu bulan Rajab tahun 2 Hijriyah, Rasulullah-Shallallahu-alaihi-wasallam, shalat Zhuhur di Masjid Bani Salamah. Ia mengimami para jamaah. Dua rakaat pertama shalat Zhuhur masih menghadap Baitul Maqdis, sampai akhirnya malaikat Jibril menyampaikan wahyu pemindahan arah kiblat. Wahyu datang ketika lelaki dijuluki Al-Amin ini, baru saja menyelesaikan rakaat kedua. Begitu menerima wahyu ini, Rasulullah-Shallallahu-alaihi-wasallam, langsung berpindah 180 derajat, diikuti oleh semua jamaah melanjutkan shalat Zhuhur, menghadap Masjidil Haram
Perubahan ini berdasarkan perintah Allah-Subhanahu-wata'ala, sebagaimana tercantumdalam Alquran, surah al-Baqarah ayat 144,  Allah berfirman, “Sungguh Kami(sering)melihat mukamu menengadah ke langit maka sungguh Kami akan memalingkan kamu ke kiblat yang kamu sukai. Palingkanlah mukamu. ke arah Masjidil Haram. Dan di mana saja kamu berada, palingkanlah mukamu ke arahnya. Dan sesungguhnya orang-orang(Yahudi dan Nasrani)yang diberi al-Kitab (Taurat dan Injil) memang mengetahui bahwa berpaling ke Masjidil Haram itu adalah benar dari Allah, dan Allah sekali-kali tidak lengah dari apa yang mereka kerjakan.
Sejak saat itu, kiblat umat Islam berpindah dari Baitul Maqdis Palestina, ke Masjidil Haram. Masjid Bani Salamah ini pun dikenal sebagai Masjid Qiblatain atau Masjid 2 Kiblat.

Followers

Popular Posts

Copyright © 2013. HAJI DAN UMRAH - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger